Pedoman Agar Do'a Cepat Terkabul


PORTAL MUSLIM - Do'a adalah kegiatan berserah diri kepada Allah dan memohon petunjuk serta Ridho Allah. Do'a dipanjatkan oleh manusia, kala mereka sedang merasa susah, sedih, atau memiliki persoalan yang rumit. Namun, do'a sesungguhnya tidak selalu terikat dengan penderitaan manusia. Kapanpun dan dalam situasi apapun manusia bisa berdo'a. Contohnya saat akan bepergian, saat akan makan, saat memasuki kamar mandi, mengenakan pakaian baru, melihat hujan, dan lain sebagainya. Sesungguhnya pengertian do'a serta kaidah melakukannya memang sangat luas.
Hakikat do'a adalah kecenderungan hati untuk senantiasa mengingat, menyebut dan menghadirkan Allah dalam tiap hembusan nafas. Do'a menjadi aktivitas kesadaran jasmani dan rohani manusia bahwa dirinya adalah seorang hamba di mana takdir hidupnya berada dalam Kuasa Allah. Ketika manusia mengalami musibah, maka yang bisa menolong hanya Allah. Ketika manusia mendapatkan berkah, maka yang memberikannya adalah Allah.
Allah telah berfirman dalam Al Quran Surat Ar-Ra'd ayat ke-27-28:
Orang-orang kafir berkata: "Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) tanda (mukjizat) dari Tuhannya?" Katakanlah: "Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan menunjuki orang-orang yang bertaubat kepada-Nya"
(Ar-Ra'd ayat ke-27)
(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah lah hati menjadi tenteram
(Ar-Ra'd ayat ke-28)
Melalui Firman Allah di atas, jelaslah fungsi do'a yang paling hakiki, bahwa Allah Menganjurkan manusia untuk berdo'a semata-mata agar hati manusia menjadi tenteram. Allah Berjanji akan memberikan petunjuk pada manusia yang bertaubat kepada-Nya, yang senantiasa mengingat Allah dalam do'a nya.
Manusia tidak boleh berputus asa dari Rahmat Allah, saat manusia berdo'a memang terkadang do'a itu langsung dikabulkan. Alasannya hanya Allah yang mengetahui. Namun manusia harus yakin do'anya pasti dikabulkan, sebab Allah Maha Mendengar, Maha Pengasih, Maha Penyayang lagi Maha Memberi.
Meski demikian, sebenarnya ada kiat yang dapat dilakukan manusia agar do'anya cepat terkabul. Berikut adalah pedoman yang dapat dilakukan agar do'a cepat terkabul:
  1. Merenung tentang permasalahan agar dapat menyadari sesungguhnya apa masalah yang sedang terjadi dan mengapa bisa terjadi. Jika sudah jelas duduk persoalannya, jangan ragu untuk menceritakan pada Allah dan mohon solusinya. Do'a yang dipanjatkan manusia seharusnya rinci, tidak boleh setengah-setengah atau samar. Curhat lah pada Allah dengan jelas, sejelas-jelasnya.
  2. Introspeksi diri guna menyadari kesalahan dan dosa-dosa yang telah diperbuat. Terkadang masalah yang menimpa manusia adalah karena perbuatan dirinya sendiri yang buruk. Misalnya: seorang pengacara masuk penjara gara-gara melakukan suap pada hakim. Tentu saja ketika ia ingin diberi petunjuk dan pertolongan oleh Allah, haruslah bertaubat nasuha lebih dulu. Sadari dan akui kesalahan, segera minta ampun. Allah Maha Penerima Taubat.
  3. Memperluas persepsi tentang petunjuk yang diberikan Allah. Maksudnya, ketika seseorang berdo'a, namun do'a itu seakan tidak dikabulkan. Maka bukalah mata hati dan pikiran lebih lebar. Bisa jadi do'a telah dikabulkan, namun tidak langsung pada apa yang diminta, namun harus melalui proses. Contoh: seorang pemuda dewasa berdo'a agar segera mendapatkan pekerjaan karena ia baru saja di PHK dari kantornya. Ia berdo'a agar segera mendapatkan kantor baru. Namun berkas lamaran kerjanya tak kunjung mendapat respon. Di saat itu ia stres. Ia merasa tidak kurang suatu apapun, ia telah mengantongi ijasah S-1. Di saat kebingungan itu, pemuda tersebut mendapatkan tawaran dari kakaknya untuk menanamkan modal di perusahaan kelapa sawit. Namun ia merasa tidak memiliki kompetensi di bidang tersebut, akhirnya tawarannya ditolak. Padahal fenomena ini jika dilihat dari sudut pandang pengabulan do'a, bisa jadi justru adalah petunjuk dari Allah agar ia berinvestasi ikut kemitraan kelapa sawit saja.
  4. Meningkatkan kualitas ibadah agar hati dan pikiran senantiasa jernih, sehingga dapat membaca petunjuk-petunjuk dari Allah yang terkadang tetap membutuhkan sikap dan pilihan dari manusia. Terkadang Allah Menunjukkan jalan pada manusia yang masih dalam skema besar, manusia harus membaca maknanya. Untuk manusia yang ibadahnya baik, Insya Allah mampu membaca dengan baik.
  5. Senantiasa bersyukur pada Allah. Awali segala tindakan dengan Basmalah dan akhiri dengan tahmid Alhamdulillah. Jika akan berdo'a, ucapkanlah Bismillahirrahmaanirrahiim. Jika sudah selesai berdo'a dan do'a dikabulkan, bersyukurlah dengan mengucap Alhamdulillahi Rabbil 'Alamin.
Begitulah beberapa pedoman yang dapat dilakukan manusia agar do'a cepat terkabul. Semoga bermanfaat.